Mengenal MPLS Ramah 2026: Juknis, Jadwal, Jinggle, Contoh Materi dan Kegiatannya

Mengenal MPLS Ramah 2026: Juknis, Jadwal, Jinggle, Contoh Materi dan Kegiatannya
MPLS Ramah 2026.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah menjadi langkah awal yang sangat penting bagi peserta didik baru sebelum memasuki kegiatan belajar di satuan pendidikan. Kegiatan ini membantu murid mengenal sekolah secara lebih dekat.

Pada tahun ajaran 2026/2027, Kemendikdasmen menerapkan konsep MPLS Ramah sebagai pendekatan baru yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, penghormatan terhadap hak anak, serta pengalaman belajar yang menyenangkan.

Perubahan tersebut menghadirkan berbagai pembaruan, mulai dari materi, tahapan kegiatan, asesmen, hingga pelibatan orang tua. Seluruh rangkaian disusun agar proses adaptasi murid berlangsung lebih positif.

Sekolah tidak lagi sekadar memperkenalkan ruang kelas maupun tata tertib. Murid juga diajak mengenali karakter sekolah, potensi diri, budaya belajar, serta membangun hubungan yang sehat bersama warga sekolah.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, Keputusan Menteri Nomor 198 Tahun 2026, serta buku rujukan resmi yang diterbitkan Kemendikdasmen untuk setiap jenjang pendidikan.

Bagi orang tua maupun sekolah, memahami seluruh ketentuan tersebut menjadi langkah penting agar pelaksanaan MPLS berjalan sesuai aturan sekaligus mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi semua peserta didik.

Apa Itu MPLS Ramah 2026?

MPLS Ramah merupakan kegiatan pengenalan sekolah bagi murid baru yang dirancang untuk membangun karakter sekaligus memperkuat profil lulusan melalui pengalaman belajar yang aman dan penuh penghargaan terhadap hak anak.

Konsep ramah bukan sekadar menjadi tema tahunan. Istilah tersebut menjadi cara pandang dalam menyelenggarakan seluruh rangkaian kegiatan sehingga setiap murid merasa diterima sejak hari pertama berada di sekolah.

Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa kegiatan ini menolak seluruh bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi, intoleransi, maupun tindakan yang merendahkan martabat peserta didik.

Melalui pendekatan tersebut, sekolah diharapkan berkembang sebagai tempat belajar yang aman, nyaman, tenang, serta mampu menjadi rumah kedua bagi seluruh peserta didik baru.

Tema MPLS Ramah Tahun 2026

Tema yang digunakan pada pelaksanaan tahun ini adalah “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah.” Tema tersebut menjadi ajakan agar murid memulai perjalanan belajar dengan rasa percaya diri dan semangat baru.

Adapun tujuan pelaksanaan MPLS Ramah 2026 meliputi:

  1. Membantu murid mengenali potensi diri sejak awal memasuki sekolah.
  2. Memperkenalkan warga sekolah beserta budaya belajar yang berlaku.
  3. Mengenalkan kurikulum dan lingkungan sekolah secara bertahap.
  4. Membentuk budaya sekolah yang aman, nyaman, serta bebas kekerasan.
  5. Menumbuhkan karakter positif melalui berbagai aktivitas yang edukatif.

Juknis MPLS Ramah 2026

Seluruh pelaksanaan mengacu pada beberapa regulasi resmi yang diterbitkan Kemendikdasmen sehingga sekolah memiliki pedoman yang sama ketika menyusun kegiatan MPLS.

Dokumen resmi tersebut dapat diunduh melalui laman:

https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/mplsramah

Beberapa dokumen yang tersedia meliputi:

  1. Salinan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
  2. Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 198 Tahun 2026 mengenai uraian materi MPLS Ramah.
  3. Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB.

Pedoman tersebut menjelaskan tiga tahapan utama pelaksanaan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Ketiga tahapan menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan di seluruh satuan pendidikan.

Selain itu, juknis juga mengatur panitia, materi utama, materi pilihan, lokasi kegiatan, penggunaan atribut, pelibatan peserta didik, hingga berbagai larangan selama MPLS berlangsung.

Jadwal MPLS Ramah 2026

Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 menetapkan bahwa kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru. Tanggal pelaksanaannya menyesuaikan kalender pendidikan daerah.

Artinya, setiap provinsi maupun kabupaten dapat memiliki jadwal yang berbeda. Sekolah akan mengumumkan waktu pelaksanaan melalui laman resmi, media sosial, atau surat kepada orang tua.

Berdasarkan kalender pendidikan yang telah diterbitkan sejumlah provinsi, pelaksanaan MPLS Ramah 2026 diperkirakan berlangsung pada 13 hingga 17 Juli 2026. Perkiraan tersebut mengacu pada hari pertama masuk sekolah yang umumnya jatuh pada Senin, 13 Juli 2026.

Perkiraan jadwal masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di beberapa provinsi

  1. DKI Jakarta, masa libur semester genap berlangsung 27 Juni sampai 11 Juli 2026. Hari pertama masuk sekolah diperkirakan pada Senin, 13 Juli 2026.
  2. Banten, libur semester berlangsung 20 Juni sampai 11 Juli 2026. Kegiatan belajar diperkirakan dimulai kembali pada Senin, 13 Juli 2026.
  3. Jawa Barat, libur akhir tahun pelajaran berlangsung 29 Juni sampai 10 Juli 2026. Hari pertama sekolah diperkirakan jatuh pada Senin, 13 Juli 2026.
  4. Jawa Tengah, masa libur semester genap berlangsung 22 Juni sampai 11 Juli 2026. Murid diperkirakan kembali masuk sekolah pada Senin, 13 Juli 2026.
  5. Jawa Timur, kalender pendidikan memperkirakan kegiatan belajar dimulai kembali pada Senin, 13 Juli 2026 setelah libur berakhir pada 11 Juli 2026.
  6. DI Yogyakarta, libur akhir tahun ajaran berlangsung 29 Juni sampai 10 Juli 2026. Hari pertama masuk sekolah juga diperkirakan pada Senin, 13 Juli 2026.

Perkiraan jadwal pelaksanaan MPLS Ramah 2026

Apabila satuan pendidikan memulai tahun ajaran baru pada Senin, 13 Juli 2026, maka rangkaian MPLS Ramah diperkirakan berlangsung sebagai berikut.

  1. Senin, 13 Juli 2026, pembukaan MPLS, penyambutan murid baru, pengenalan warga sekolah, tata tertib, serta lingkungan sekolah.
  2. Selasa, 14 Juli 2026, pengenalan budaya sekolah, kurikulum, kebiasaan positif, dan berbagai program pembinaan karakter.
  3. Rabu, 15 Juli 2026, asesmen awal yang meliputi literasi membaca, numerasi, kondisi sosial emosional, serta identifikasi bakat dan minat peserta didik.
  4. Kamis, 16 Juli 2026, kegiatan kolaboratif, penguatan karakter, edukasi hidup sehat, serta pengenalan organisasi dan program sekolah.
  5. Jumat, 17 Juli 2026, refleksi kegiatan, unjuk karya, evaluasi, serta penutupan rangkaian MPLS Ramah.

Perlu dipahami bahwa jadwal tersebut masih berupa perkiraan yang disusun berdasarkan kalender pendidikan di sejumlah provinsi. Pelaksanaan resmi tetap mengikuti ketetapan pemerintah daerah dan pengumuman dari masing masing sekolah.

Contoh Materi dan Kegiatan MPLS Ramah 2026

Materi dalam pelaksanaan MPLS dibagi menjadi dua kelompok, yaitu materi utama yang wajib diterapkan seluruh sekolah dan materi pilihan yang dapat disesuaikan dengan karakter masing masing satuan pendidikan.

1. Materi utama

  1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk membangun disiplin, kebiasaan hidup sehat, semangat belajar, dan kepedulian terhadap lingkungan.
  2. Pagi Ceria melalui senam, menyanyikan Indonesia Raya, serta doa bersama sebelum kegiatan belajar dimulai.
  3. Sopan dan santun bermedia sosial agar peserta didik memahami etika berkomunikasi dan menjaga keamanan di ruang digital.
  4. Budaya 5S yang terdiri atas senyum, salam, sapa, sopan, serta santun sebagai bagian dari budaya sekolah.
  5. Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah atau ASRI untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.
  6. Gerakan Rukun Sama Teman guna memperkuat kepedulian, empati, komunikasi positif, serta pencegahan perundungan.

2. Contoh kegiatan selama MPLS

  1. Tur keliling sekolah untuk mengenal ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, UKS, kantin, serta fasilitas pendukung lainnya.
  2. Permainan edukatif yang mendorong kerja sama, komunikasi, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara kelompok.
  3. Diskusi mengenai tata tertib sekolah beserta hak dan kewajiban peserta didik selama mengikuti pembelajaran.
  4. Pengenalan organisasi sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, serta berbagai program unggulan yang dimiliki sekolah.
  5. Refleksi harian agar peserta didik dapat menyampaikan pengalaman, kesan, maupun harapan selama mengikuti rangkaian kegiatan MPLS.
  6. Unjuk karya sederhana sebagai penutup kegiatan untuk memperlihatkan hasil belajar maupun kreativitas peserta didik selama lima hari pertama.

Cara Mengunduh Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026

Kemendikdasmen menyediakan dokumen rujukan resmi yang dapat dimanfaatkan sekolah, guru, orang tua, maupun peserta didik sebagai acuan pelaksanaan kegiatan MPLS sesuai jenjang pendidikan.

Seluruh dokumen tersebut tersedia melalui laman resmi Kemendikdasmen sehingga masyarakat dapat mengaksesnya secara gratis kapan saja sesuai kebutuhan.

Cara mengunduh rujukan kegiatan:

  1. Buka laman https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/mplsramah/.
  2. Pilih menu Rujukan Kegiatan MPLS Ramah pada halaman utama.
  3. Tentukan jenjang pendidikan yang sesuai, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB.
  4. Klik dokumen yang ingin dipelajari atau diunduh.
  5. Simpan file PDF agar dapat dibaca kembali tanpa harus membuka laman resmi.

Dokumen tersebut memuat contoh susunan kegiatan, materi harian, aktivitas pembelajaran, asesmen, hingga evaluasi pelaksanaan yang dapat disesuaikan oleh masing masing sekolah.

Jingle MPLS Ramah 2026

Kemendikdasmen juga memperkenalkan jingle resmi untuk mendukung suasana MPLS yang lebih ceria dan penuh semangat.

Ciptaan: Prof. Abdul Mu’ti

Aransemen: Dwiki Dharmawan

Vokal: Claudy Qaila Sakhi

Hari baru,
Semangat baru Gembira,
menuntut ilmu
Gapai mimpi

Ukir prestasi
Hari baru
Kawan baru
Suasana baru.

saling menghormati
Saling menerima Sekolahku,
rumahku …

Reff

Mari bersama – sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan Jaya

Mari bersama – sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan Jaya

Lirik jingle tersebut mengajak peserta didik menyambut hari baru, memperoleh teman baru, saling menghormati, serta bersama sama mengejar cita cita melalui lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan.

Bagian reff juga menegaskan semangat kebersamaan untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang penuh suka cita. Lagu ini menjadi pelengkap berbagai kegiatan pembuka selama MPLS Ramah 2026.

Larangan Selama Pelaksanaan MPLS Ramah

Kemendikdasmen memberikan penegasan bahwa seluruh kegiatan harus berlangsung secara edukatif. Sekolah yang melanggar ketentuan dapat dikenai sanksi administratif sesuai peraturan yang berlaku.

Beberapa aktivitas yang tidak diperbolehkan meliputi:

  1. Melakukan perpeloncoan maupun segala bentuk kekerasan.
  2. Memungut biaya atau meminta sumbangan di luar ketentuan.
  3. Memberikan kegiatan yang tidak berkaitan dengan tujuan MPLS.
  4. Menggunakan atribut yang tidak mendidik atau tidak relevan.
  5. Melibatkan alumni sebagai penyelenggara kegiatan.
  6. Melibatkan peserta didik yang tidak memenuhi syarat menjadi panitia.

Penulis yang berfokus menghadirkan berita serta panduan mengenai teknologi, bansos, layanan digital, pendidikan, dan regulasi dari sumber resmi.