Jelang tahun ajaran baru, pemerintah kembali menyiapkan program pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat diakses lebih mudah memakai layanan SATUSEHAT dan website AyoCKG.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemantauan kesehatan siswa sejak dini. Pemeriksaan dilakukan di sekolah sesuai jadwal yang telah disusun bersama puskesmas setempat.
Orang tua atau wali memiliki peran penting sebelum kegiatan berlangsung. Data peserta perlu dilengkapi lebih dahulu agar proses administrasi dan penerbitan tiket dapat berjalan tanpa kendala.
Pendaftaran kini dapat dilakukan melalui aplikasi SATUSEHAT. Seluruh tahapan mulai dari menambahkan profil anak hingga memperoleh tiket pemeriksaan tersedia dalam satu layanan yang mudah digunakan.
Selain melengkapi identitas peserta, orang tua juga wajib memastikan informasi sekolah telah dipilih dengan benar. Ketelitian saat mengisi data akan membantu mengurangi risiko kesalahan administrasi.
Setelah tiket berhasil diterbitkan, masih terdapat satu tahapan yang perlu diselesaikan. Peserta diwajibkan mengisi skrining kesehatan mandiri sebelum jadwal pemeriksaan dilaksanakan.
Bagi keluarga yang baru pertama memakai layanan ini, proses pendaftaran tidak memerlukan banyak persyaratan tambahan. Selama data identitas lengkap, seluruh langkah dapat diselesaikan melalui telepon seluler.
Supaya proses pemeriksaan berlangsung lancar, penting memahami urutan pendaftaran, pengisian data, hingga skrining kesehatan. Penjelasan lengkapnya dapat disimak pada pembahasan berikut.
Daftar Isi
- 1 Menyiapkan Aplikasi dan Menautkan Profil Anak
- 2 Cara Daftar Aplikasi Tiket Pemeriksaan Kesehatan Sekolah
- 3 Cara Mengisi Data Identitas dan Sekolah pada Formulir Tiket
- 4 Menyelesaikan Skrining Kesehatan Mandiri Sebelum Jadwal Puskesmas
- 5 Alternatif Pendaftaran Melalui Situs Ayo CKG Kemenkes
- 6 Menghubungi Layanan WhatsApp Kemenkes Jika Menemui Kendala
- 7 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
Menyiapkan Aplikasi dan Menautkan Profil Anak
Sebelum melangkah ke pendaftaran tiket, orang tua perlu memastikan aplikasi sudah terpasang dan profil anak sudah tertaut dengan akun utama milik keluarga.
- Unduh aplikasi SATUSEHAT Mobile melalui Google Play Store bagi pengguna Android atau App Store bagi pengguna iPhone, lalu lakukan pemasangan seperti biasa.
- Buka aplikasi dan lakukan proses masuk atau login menggunakan nomor induk kependudukan serta nomor ponsel aktif yang sudah terdaftar sebelumnya.
- Masuk ke menu Profil, kemudian pilih submenu Profil Tertaut untuk mulai menambahkan data anak yang belum memiliki akun sendiri.
- Ketuk tombol Tambah Profil, lalu isi data anak secara lengkap dan benar sesuai kartu keluarga sebelum menekan tombol Tambah Anggota.
- Profil anak berusia di bawah delapan belas tahun akan otomatis tertaut, sementara anak berusia delapan belas tahun ke atas perlu menyetujui permintaan akses lebih dulu.
Cara Daftar Aplikasi Tiket Pemeriksaan Kesehatan Sekolah
Setelah profil anak berhasil ditautkan, orang tua bisa langsung membuka menu tiket untuk memulai proses pendaftaran pemeriksaan kesehatan sekolah tersebut.
- Pilih profil anak yang ingin didaftarkan pada halaman utama aplikasi, kemudian cari serta ketuk menu Klaim Hadiah yang tersedia di beranda.
- Lengkapi terlebih dulu identitas diri dan profil SATUSEHAT apabila datanya belum terisi penuh agar proses lanjutan tidak terhambat.
- Sistem akan mengarahkan pengguna ke formulir data siswa yang harus diisi secara berurutan hingga tuntas tanpa ada kolom terlewat.
- Setelah seluruh data tersimpan, aplikasi akan menerbitkan tiket pemeriksaan kesehatan sekolah yang menjadi bukti keikutsertaan anak dalam program.
Cara Mengisi Data Identitas dan Sekolah pada Formulir Tiket
Tahap pengisian data menjadi bagian paling krusial karena menentukan apakah anak terdaftar sesuai sekolah dan jenjang pendidikan yang benar dan akurat.
- Pada kolom pekerjaan, wajib memilih opsi Pelajar agar sistem menampilkan pilihan sekolah dan jenjang pendidikan secara otomatis.
- Tentukan lokasi sekolah berdasarkan kecamatan tempat sekolah berada, lalu pastikan nama kabupaten atau kota sudah sesuai dengan alamat sebenarnya.
- Pilih nama sekolah yang sesuai dari daftar yang muncul, kemudian tentukan jenjang pendidikan atau kelas yang sedang ditempuh anak saat ini.
- Lengkapi nomor kepesertaan BPJS Kesehatan, alamat domisili, golongan darah, serta riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita anak.
- Isi data diri orang tua atau wali secara lengkap, lalu periksa kembali seluruh isian sebelum menekan tombol Simpan untuk mengakhiri proses.
Menyelesaikan Skrining Kesehatan Mandiri Sebelum Jadwal Puskesmas
Memiliki tiket saja belum cukup karena setiap peserta wajib menuntaskan formulir skrining kesehatan mandiri lebih dulu sebelum hari pemeriksaan tiba di sekolah.
Formulir ini berisi pertanyaan seputar kondisi tubuh, keluhan yang dirasakan, hingga riwayat kesehatan keluarga yang perlu dijawab sesuai keadaan sebenarnya.
Petugas Puskesmas hanya akan melayani pemeriksaan lanjutan apabila skrining mandiri sudah tercatat lengkap di sistem sebelum jadwal kunjungan ke sekolah.
- Buka tiket yang telah diterbitkan, lalu ketuk pilihan Isi Skrining yang terletak tepat di bagian bawah tampilan tiket tersebut.
- Jawab setiap pertanyaan yang muncul sesuai kondisi kesehatan anak yang sebenarnya tanpa perlu direkayasa atau dilebih lebihkan.
- Setelah seluruh pertanyaan terjawab, sistem akan menyimpan hasil skrining dan menandai status peserta sebagai siap diperiksa.
Alternatif Pendaftaran Melalui Situs Ayo CKG Kemenkes
Selain lewat aplikasi, Kementerian Kesehatan juga menyediakan jalur pendaftaran berbasis situs resmi bernama Ayo CKG yang bisa diakses lewat peramban ponsel.
- Buka tautan resmi ayockg.kemkes.go.id, kemudian pilih menu Daftar dengan Data Diri bagi yang belum pernah mendaftar sama sekali.
- Bagi yang sudah memiliki nomor tiket dari Puskesmas, cukup pilih menu Lanjutkan dengan Nomor Tiket agar proses lebih singkat.
- Isi nomor induk kependudukan, nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, dan nomor WhatsApp aktif sesuai kartu keluarga.
- Pada kolom pekerjaan pilih Pelajar, lalu sesuaikan kecamatan, nama sekolah, dan jenjang pendidikan seperti pada aplikasi mobile.
- Centang persetujuan orang tua atau wali, masukkan kode keamanan yang tampil, lalu tekan Simpan untuk menerbitkan tiket.
Menghubungi Layanan WhatsApp Kemenkes Jika Menemui Kendala
Orang tua yang mengalami hambatan teknis saat pendaftaran tidak perlu khawatir karena Kemenkes menyediakan kanal bantuan lewat pesan singkat WhatsApp.
- Simpan nomor WhatsApp resmi Kemenkes RI di 0811 10 500 567, lalu kirim pesan dan pilih menu Cek Kesehatan Gratis yang tersedia.
- Balas angka satu apabila tiket sudah dimiliki dan hanya perlu diarahkan menuju formulir skrining kesehatan mandiri.
- Balas angka dua apabila belum memiliki tiket sama sekali agar chatbot memandu tahapan pendaftaran dari awal hingga tuntas.
Apabila kendala tetap muncul, petugas Puskesmas yang bertugas di sekolah biasanya turut membantu pendaftaran lewat sistem SATUSEHAT IndonesiaKu setempat.
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
Beberapa catatan berikut sebaiknya dipahami agar proses pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan anak berjalan lancar tanpa kendala berarti di kemudian hari.
- Peserta hanya bisa memilih lokasi sekolah, sementara tanggal pemeriksaan sepenuhnya mengikuti jadwal kunjungan Puskesmas ke sekolah tersebut.
- Apabila terjadi kesalahan memilih jenjang kelas saat pendaftaran, orang tua wajib membuat tiket baru karena data lama tidak bisa diubah.
- Pastikan koneksi internet stabil selama pengisian formulir agar data yang sudah diketik tidak hilang secara tiba tiba.
Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini masalah kesehatan sejak usia sekolah dimulai lebih awal dan menyeluruh.
Dukungan aktif orang tua dalam melengkapi data dan skrining mandiri akan sangat menentukan kelancaran pemeriksaan yang dilakukan petugas Puskesmas nantinya.
Semoga penjelasan tahapan di atas membantu para wali murid menyiapkan CKG anak sekolah menjelang rangkaian MPLS Ramah tahun ajaran 2026 mendatang dengan lancar.








