Banyak lulusan sarjana yang antusias mendaftar PPG Prajabatan 2026, namun masih bingung menentukan bidang studi mana yang sesuai dengan ijazah mereka.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Ditjen GTK membuka seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026 dengan pendaftaran mulai 27 Juni hingga 25 Juli.
Salah satu hal paling krusial sebelum mendaftar adalah memastikan linieritas ijazah S1 atau D4 yang dimiliki dengan bidang studi PPG yang tersedia saat ini.
Jika tidak diperiksa sejak awal, calon pendaftar bisa salah memilih bidang studi dan berakibat gugur pada tahap seleksi administrasi di putaran pertama.
Daftar Isi
- 1 Apa Itu Linieritas dalam Seleksi PPG Prajabatan?
- 2 Cara Cek Linieritas PPG Prajabatan 2026 Secara Online
- 3 Daftar Bidang Studi PPG Calon Guru 2026 yang Dibuka
- 4 Contoh Linieritas Ijazah dengan Bidang Studi PPG
- 5 Syarat Umum Pendaftaran PPG Calon Guru 2026
- 6 Jadwal Seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026
- 7 Biaya dan Bantuan Pemerintah untuk Peserta PPG 2026
- 8 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mendaftar
Apa Itu Linieritas dalam Seleksi PPG Prajabatan?
Linieritas adalah kesesuaian antara program studi yang tertera pada ijazah S1 atau D4 milik calon peserta dengan bidang studi PPG yang dipilih saat mendaftar.
Aturan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor 0240/B/B/GT.00.02/2026 yang diterbitkan Ditjen GTK pada 26 Juni 2026 dan menjadi acuan resmi seleksi tahun ini.
Setiap calon peserta wajib memiliki kualifikasi akademik S1 atau D4 yang terdaftar di PD-Dikti, atau terdata di basis Penyetaraan Ijazah Luar Negeri jika lulusan luar.
Tanpa linieritas yang tepat, proses pendaftaran tidak akan bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya, termasuk tes substantif maupun tes wawancara yang dijadwalkan.
Cara Cek Linieritas PPG Prajabatan 2026 Secara Online
Pemerintah menyediakan fitur pengecekan linieritas yang bisa diakses langsung melalui laman resmi PPG tanpa perlu mengunduh berkas atau dokumen tambahan apa pun.
Berikut langkah-langkah untuk memeriksa kesesuaian ijazah dengan bidang studi PPG Calon Guru 2026 secara mandiri, cepat, dan bisa dilakukan dari rumah sekalipun.
- Buka browser dan akses laman resmi ppg.kemendikdasmen.go.id dari perangkat apa pun.
- Cari menu atau tautan bertuliskan “Cek Linieritas” yang tersedia di halaman utama PPG Calon Guru.
- Pilih metode pencarian: berdasarkan NIK atau berdasarkan nama program studi pada ijazah.
- Jika menggunakan NIK, pastikan data sudah terdaftar di Dapodik dan valid di Pusdatin serta verval ijazah telah selesai dilakukan.
- Jika menggunakan program studi, ketikkan nama prodi dari ijazah, lalu klik tombol “Cek Linieritas”.
- Sistem akan menampilkan daftar bidang studi PPG yang linier dengan ijazah yang dimasukkan beserta kode bidang studinya masing-masing.
- Catat bidang studi PPG yang muncul sebagai acuan saat mengisi formulir pendaftaran di aplikasi SIMPKB.
Daftar Bidang Studi PPG Calon Guru 2026 yang Dibuka
Berdasarkan proyeksi kekosongan guru tahun 2027 hingga 2028, pemerintah membuka total 33 bidang studi PPG Calon Guru untuk tahun akademik 2026 ini secara resmi.
Bidang studi ini terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu bidang studi umum untuk mata pelajaran reguler dan bidang studi kejuruan khusus untuk jenjang SMK.
Bidang Studi Umum:
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
- Bimbingan dan Konseling
- Informatika
- Seni Budaya
- Pendidikan Luar Biasa
- Bahasa Indonesia
- Pendidikan Pancasila
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Sejarah
- Sosiologi
- Bahasa Inggris
- Geografi
- Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD)
- Ekonomi
- Biologi
- Kimia
- Fisika
Bidang Studi Kejuruan:
- Teknik Otomotif
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
- Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
- Desain Komunikasi Visual
- Perhotelan
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
- Kuliner
- Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam
- Teknik Elektronika
- Teknik Ketenagalistrikan
- Busana
- Usaha Layanan Pariwisata
- Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
- Pemasaran
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan
Contoh Linieritas Ijazah dengan Bidang Studi PPG
Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh konkret kesesuaian antara ijazah S1 atau D4 dengan bidang studi PPG yang bisa dijadikan referensi awal.
Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa dan Sastra Indonesia, atau Tadris Bahasa Indonesia dapat memilih bidang studi Bahasa Indonesia dalam PPG 2026.
Lulusan S1 Pendidikan Biologi, Tadris Biologi, maupun Tadris IPA Biologi tercatat linier dengan bidang studi Biologi pada program PPG Calon Guru tahun ini.
Untuk bidang Informatika, ijazah seperti Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, hingga Rekayasa Perangkat Lunak termasuk dalam kategori linier.
Lulusan PGSD dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah hanya bisa memilih bidang studi PGSD, dan tidak diperbolehkan lintas ke bidang studi mata pelajaran lainnya.
Syarat Umum Pendaftaran PPG Calon Guru 2026
Sebelum melakukan pengecekan linieritas, pastikan kamu sudah memenuhi seluruh persyaratan dasar yang ditetapkan oleh Ditjen GTK untuk PPG Calon Guru 2026 ini.
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah di Dapodik maupun Simpatika.
- Berusia maksimal 32 tahun pada 31 Desember 2026.
- Memiliki ijazah S1 atau D4 yang terdaftar di PD-Dikti atau basis data Penyetaraan Ijazah Luar Negeri.
- IPK minimal 3,00.
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani, diserahkan saat lapor diri setelah lulus seleksi.
- Surat keterangan berkelakuan baik, diserahkan saat lapor diri.
- Surat keterangan bebas NAPZA, diserahkan saat lapor diri.
- Menandatangani pakta integritas sebelum proses pendaftaran dinyatakan selesai.
- Mengikuti seluruh tahapan seleksi: administrasi, tes substantif, dan tes wawancara.
Jadwal Seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026
Proses seleksi PPG Calon Guru 2026 berlangsung dalam beberapa tahap dengan jadwal yang sudah ditetapkan secara resmi dan bisa berubah sewaktu-waktu jika diperlukan.
- Pendaftaran seleksi calon peserta: 27 Juni – 25 Juli 2026
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26 – 28 Juli 2026
- Cetak kartu peserta: 28 Juli – 2 Agustus 2026
- Pelaksanaan tes substantif: 3 – 7 Agustus 2026
- Pengumuman hasil tes substantif: 26 Agustus 2026
- Pengumuman jadwal wawancara: 29 Agustus 2026
- Pelaksanaan tes wawancara: 31 Agustus – 16 September 2026
- Pengumuman hasil seleksi akhir PPG Calon Guru 2026: 21 September 2026
Biaya dan Bantuan Pemerintah untuk Peserta PPG 2026
Perkuliahan PPG Calon Guru berlangsung selama dua semester di LPTK penyelenggara yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah secara resmi.
Biaya pendidikan per semester sebesar Rp8.500.000, sehingga total biaya selama satu tahun akademik penuh mencapai Rp17.000.000 untuk dua semester berjalan.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan mendapatkan bantuan pemerintah senilai Rp17.000.000 untuk menutup seluruh biaya perkuliahan selama dua semester.
Biaya pendaftaran seleksi tahap I dan II sebesar Rp200.000 ditanggung peserta dan wajib dibayarkan saat pendaftaran melalui aplikasi SIMPKB secara daring langsung.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mendaftar
Tidak semua orang menyadari bahwa satu ijazah bisa linier dengan lebih dari satu bidang studi PPG, tergantung isi daftar resmi yang diterbitkan pemerintah.
Sebaliknya, ada pula ijazah yang hanya linier dengan satu bidang studi tertentu saja, sehingga ruang gerak pemilihan menjadi sangat terbatas sejak awal.
Pastikan nama program studi pada ijazah benar-benar sesuai dengan daftar linieritas resmi, bukan sekadar mirip atau memiliki kemiripan nama yang tampak serupa.
Jika hasil pengecekan menunjukkan data tidak ditemukan, periksa kembali status verval ijazah di Info GTK atau segera melapor ke operator sekolah terdekat untuk perbaikan.
Perubahan jadwal sewaktu-waktu bisa terjadi tanpa pemberitahuan mendalam, sehingga pantau terus laman ppg.kemendikdasmen.go.id agar tidak melewatkan informasi terbaru.








