Cara Daftar Barcode Pertamina, Panduan Lengkap Registrasi hingga Cek QR Codenya

Cara Daftar Barcode Pertamina, Panduan Lengkap Registrasi hingga Cek QR Codenya
Subsidi Tepat MyPertamina.

Kenaikan harga Pertamax belakangan ini membuat banyak pemilik kendaraan mulai melirik kembali BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar sebagai pilihan hemat.

Namun sejak aturan baru diberlakukan, pembelian BBM subsidi tidak bisa lagi dilakukan sembarangan karena setiap kendaraan wajib memiliki kode identitas resmi dari Pertamina.

Kode tersebut berbentuk barcode Pertamina yang berfungsi sebagai tanda pengenal digital agar transaksi di SPBU tercatat dan tepat sasaran sesuai ketentuan pemerintah.

Banyak pengendara masih bingung soal siapa saja yang berhak mendaftar, dokumen apa yang dibutuhkan, hingga cara memeriksa kode tersebut setelah proses selesai.

Artikel ini menjelaskan secara ringkas dan runtut agar pembaca bisa langsung praktik tanpa perlu bolak balik mencari informasi dari sumber lain yang berbeda.

Kriteria Kendaraan yang Berhak Mendapat Barcode

Tidak semua kendaraan otomatis berhak menggunakan BBM bersubsidi meski sudah memiliki akun MyPertamina yang aktif dan sudah terverifikasi dengan baik oleh sistem.

Pemerintah menetapkan batasan tertentu agar penyaluran solar dan pertalite benar benar sampai ke kelompok masyarakat yang memang membutuhkan subsidi tersebut secara adil.

  1. Kendaraan pribadi roda dua dan roda empat milik perorangan umumnya masuk kategori yang diperbolehkan mengisi Pertalite sesuai kuota wilayah masing masing.
  2. Kendaraan umum berpelat kuning seperti angkot dan bus kota mendapat prioritas karena menyangkut kepentingan transportasi publik sehari hari.
  3. Truk pengangkut barang juga termasuk, kecuali kendaraan roda enam ke atas yang dipakai untuk mengangkut hasil tambang atau perkebunan skala besar.
  4. Kendaraan layanan sosial seperti ambulans, mobil jenazah, truk sampah, dan mobil pemadam kebakaran turut masuk daftar penerima solar bersubsidi.
  5. Usaha mikro, nelayan kecil, serta petani dengan lahan terbatas juga bisa mengajukan asalkan melengkapi surat rekomendasi dari dinas terkait setempat.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Mendaftar

Sebelum memulai proses registrasi, ada baiknya pemilik kendaraan menyiapkan berkas berikut ini agar pengajuan tidak tertunda hanya karena data yang kurang lengkap.

  1. Kartu Tanda Penduduk atau KTP yang masih berlaku dan sesuai dengan identitas pemilik kendaraan yang akan didaftarkan ke sistem.
  2. Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK asli untuk memastikan kendaraan yang didaftarkan memang benar benar terdaftar secara resmi.
  3. Foto kendaraan tampak depan dan samping yang memperlihatkan pelat nomor dengan jelas agar mudah diverifikasi petugas Pertamina.

Cara Mendaftar QR Code Kendaraan Melalui Aplikasi MyPertamina

Bagi pengguna telepon pintar, aplikasi MyPertamina menjadi pilihan yang paling praktis karena seluruh proses dapat dilakukan dalam satu layanan.

  1. Unduh aplikasi MyPertamina melalui toko aplikasi resmi, kemudian lakukan registrasi akun menggunakan nomor telepon yang aktif.
  2. Masukkan kode verifikasi yang diterima, lalu lengkapi data identitas hingga akun berhasil diaktifkan.
  3. Masuk ke menu Subsidi Tepat dan pilih pendaftaran kendaraan sesuai petunjuk yang tersedia.
  4. Unggah seluruh dokumen yang diminta, mulai dari KTP, STNK, hingga foto kendaraan dengan kualitas yang jelas.
  5. Periksa kembali seluruh informasi sebelum mengirim permohonan agar tidak terjadi kesalahan penulisan data.
  6. Tunggu proses verifikasi dari Pertamina. Apabila disetujui, QR Code kendaraan akan tersedia pada akun yang telah didaftarkan.

Cara Mendaftar Melalui Website Subsidi Tepat

Selain aplikasi, masyarakat juga dapat menggunakan layanan berbasis web melalui komputer maupun peramban pada telepon genggam.

  1. Masuk ke halaman resmi Subsidi Tepat Pertamina dan buat akun baru apabila belum memiliki akun.
  2. Lengkapi identitas diri menggunakan data yang sesuai dengan dokumen resmi.
  3. Aktifkan akun melalui tautan verifikasi yang dikirim ke alamat surat elektronik.
  4. Login kembali, kemudian pilih menu pendaftaran kendaraan.
  5. Unggah seluruh dokumen pendukung sesuai ukuran yang diminta sistem.
  6. Kirim pengajuan dan tunggu hasil pemeriksaan hingga pemberitahuan diterima melalui akun atau surat elektronik.

Cara Mendaftar Langsung di SPBU

Sebagian SPBU menyediakan layanan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan saat melakukan registrasi secara mandiri.

  1. Datangi SPBU yang melayani pendaftaran Program Subsidi Tepat.
  2. Bawa dokumen asli beserta salinan apabila diperlukan oleh petugas.
  3. Mintalah bantuan petugas untuk mengisi formulir dan mengunggah seluruh berkas.
  4. Pastikan seluruh data yang dimasukkan telah sesuai sebelum permohonan dikirim.
  5. Simpan bukti pendaftaran hingga proses verifikasi selesai dilakukan.

Cara Cek Barcode Pertamina yang Sudah Terdaftar

Setelah pendaftaran disetujui, pemilik kendaraan perlu tahu cara menampilkan kembali barcode tersebut saat hendak mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina.

  1. Buka aplikasi MyPertamina lalu masuk memakai akun yang sudah terdaftar, klik ikon akun di pojok layar, kemudian pilih menu My QR agar barcode langsung tampil dan siap dipindai petugas.
  2. Kunjungi laman mypertamina.id lewat browser, masuk dengan akun Subsidi Tepat, klik ikon profil, pilih Profil Saya, lalu gulir ke bawah sampai menemukan bagian barcode yang bisa disimpan lewat tangkapan layar.
  3. Jika lupa kata sandi atau mengalami kendala teknis saat membuka akun, hubungi layanan pelanggan Pertamina agar dibantu memulihkan akses ke barcode terdaftar.

Aturan Penggunaan yang Wajib Diketahui Pemilik Kendaraan

Barcode ini bersifat pribadi dan hanya boleh dipakai untuk satu kendaraan yang tercatat, bukan untuk kendaraan lain meski masih berada dalam satu keluarga yang sama.

Praktik tukar menukar barcode antar kendaraan termasuk pelanggaran dan bisa berujung pada pemblokiran akses pembelian BBM bersubsidi secara permanen oleh Pertamina.

Petugas SPBU wajib mencocokkan nomor polisi kendaraan dengan data yang tertera pada barcode sebelum mengizinkan pengisian Pertalite atau Solar berlangsung.

Jika ditemukan penyimpangan dalam penggunaan BBM subsidi, aparat penegak hukum berhak mengambil tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku saat ini di Indonesia.

Tips Agar Proses Pendaftaran Berjalan Lancar

Beberapa pemilik kendaraan kerap mengalami kendala saat mendaftar hanya karena hal sepele yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal proses pengajuan berlangsung.

  1. Pastikan foto KTP dan STNK yang diunggah dalam kondisi terang, tidak buram, dan seluruh angka pada dokumen dapat terbaca jelas oleh sistem verifikasi.
  2. Gunakan nomor ponsel aktif yang benar benar bisa dihubungi karena kode OTP dan notifikasi hasil verifikasi akan dikirim melalui SMS atau email terdaftar.
  3. Sesuaikan data pelat nomor pada foto kendaraan dengan data STNK, sebab perbedaan sekecil apa pun bisa membuat pengajuan ditolak sistem.
  4. Jika pengajuan ditolak, jangan langsung menyerah, periksa kembali dokumen yang diminta lalu ajukan ulang pendaftaran dengan data yang sudah diperbaiki.

Dengan menyiapkan dokumen secara rapi sejak awal, proses verifikasi cenderung berjalan lebih cepat sehingga barcode bisa segera digunakan untuk transaksi.

Pertanyaan yang Sering Muncul Seputar Barcode Pertamina

Sejumlah pertanyaan kerap muncul dari masyarakat terkait sistem ini, mulai dari biaya pendaftaran hingga apa yang terjadi jika barcode hilang atau rusak.

  1. Apakah pendaftaran dikenakan biaya, jawabannya tidak, seluruh proses baik lewat aplikasi, website, maupun SPBU sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
  2. Bagaimana jika ponsel hilang dan barcode tidak bisa diakses, pemilik kendaraan cukup login ulang menggunakan akun terdaftar di perangkat lain untuk menampilkan kembali barcode.
  3. Apakah satu akun bisa dipakai untuk beberapa kendaraan, bisa, asalkan setiap kendaraan didaftarkan secara terpisah dengan dokumen masing masing yang lengkap dan valid.

Memahami jawaban atas pertanyaan umum ini membantu pemilik kendaraan merasa lebih tenang saat menghadapi kendala teknis di lapangan pada kemudian hari.